Menempa Kekompakan dan Keterampilan dalam Kegiatan Perkemahan

MTs Aisyah baru-baru ini mengadakan kegiatan perkemahan bertajuk “Adventures Awaits: Exciting Camp Activities with MTs Aisyah” yang melibatkan 24 peserta gabungan dari kelas VII, VIII, dan IX, serta 6 orang guru sebagai pembimbing, yakni Muhamad Atori, Hasan Basri, Yustin Zakiyyah, Hj. Iis Hamaliah, Mira Siti Asirah, dan Muhamad Iqbal. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat hingga Sabtu, 15-16 November 2024, bertempat di Kampung Bamboo, Jl. Padasuka Atas KM 4, Kec. Cimenyan, Bandung. Perkemahan ini merupakan bagian dari program madrasah yang bertujuan untuk mengembangkan berbagai aspek penting dalam diri peserta didik, seperti kepercayaan diri, kedisiplinan, kebersamaan, keterampilan, dan kekompakan. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman berharga yang dapat membentuk karakter dan keterampilan praktis peserta dalam suasana yang menyenangkan dan menantang.

Pada hari pertama, seluruh peserta berkumpul di MTs Aisyah sekitar pukul 07.00 WIB untuk mempersiapkan perjalanan menuju lokasi perkemahan. Setelah pengecekan kelengkapan dan pengarahan singkat dari pembimbing, rombongan berangkat sekitar pukul 07.30 WIB. Perjalanan menuju Kampung Bamboo memakan waktu sekitar satu setengah jam.

Setibanya di Kampung Bamboo sekitar pukul 09.00 WIB, seluruh peserta langsung disambut oleh suasana yang sejuk dan alami. Kegiatan dibuka dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Pembina Pramuka MTs Aisyah, Muhamad Atori. Dalam sambutannya, Atori mengingatkan para peserta mengenai pentingnya mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, disiplin, dan menjaga kekompakan antar sesama. Atori juga memberikan semangat agar semua peserta dapat menikmati setiap kegiatan yang ada, serta mengambil hikmah dari setiap pengalaman yang diperoleh selama perkemahan.

Usai upacara pembukaan, seluruh peserta dan pembimbing laki-laki melaksanakan Sholat Jum’at, di Masjid yang telah tersedia di area Kampung Bamboo. Sementara yang perempuan melaksanakan Sholat Dzuhur di lokasi perkemahan.

Setelah melaksanakan kewajiban ibadah, seluruh peserta berkumpul untuk makan siang bersama. Kegiatan berlanjut dengan Pelatihan Baris-Berbaris yang dipandu oleh Suteja, anggota dari Koramil Bandung Kulon. Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk kedisiplinan, kerjasama tim, dan keterampilan dalam menjalankan instruksi secara tepat. Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan tersebut dengan semangat yang tinggi.

Sesi Pelatihan Baris-Berbaris selesai, peserta melaksanakan Sholat Ashar berjamaah, dan kemudian dilanjutkan dengan materi kepramukaan yang disampaikan oleh Atori. Materi yang disampaikan mencakup berbagai keterampilan dasar kepramukaan, seperti teknik dasar tali-temali, kompas, dan navigasi. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi peserta dalam mengenal berbagai hal yang berhubungan dengan kepramukaan.

Pada malam hari, setelah melaksanakan Sholat Maghrib dan Isya berjamaah, seluruh peserta menikmati makan malam bersama. Suasana semakin akrab dan hangat setelah seharian beraktivitas.

Puncak dari kegiatan hari pertama adalah berkumpul di sekitar api unggun yang telah disiapkan. Kegiatan api unggun ini bukan hanya sekadar untuk menghangatkan tubuh, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun keakraban, kebersamaan, dan rasa persaudaraan antar peserta dan pembimbing. Dalam suasana yang penuh kehangatan ini, diadakan hiburan berupa permainan, nyanyian bersama, dan berbagi cerita pengalaman yang menyenangkan. Kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan semangat, tetapi juga mempererat hubungan di antara semua yang hadir.

Pada pukul 23.00 WIB, setelah semua kegiatan selesai, peserta kembali ke tenda untuk beristirahat. Cuaca yang cerah di hari pertama mendukung kelancaran seluruh kegiatan hingga akhirnya para peserta beristirahat untuk mempersiapkan diri menghadapi hari kedua yang penuh tantangan.

Hari kedua perkemahan dimulai dengan Sholat Subuh berjamaah di pagi yang dingin dan segar, menjadi awal yang baik untuk memulai hari kedua yang penuh tantangan. Kemudian dilanjutkan dengan Tadarus Al-Qur’an bersama yang dibimbing oleh Hj. Iis Hamaliah. Tadarus ini memberikan ketenangan dan kedamaian sebelum menjalani kegiatan yang lebih energik.

Langit mulai terang di pagi hari. Untuk menjaga kebugaran, dipandu oleh Hasan Basri, dilaksanakan senam pagi. Senam pagi yang menyegarkan ini bertujuan untuk mempersiapkan fisik peserta agar lebih siap menghadapi kegiatan-kegiatan yang lebih menantang di sepanjang hari. Setelah senam pagi yang menyegarkan, seluruh peserta kemudian menikmati sarapan pagi yang telah disiapkan. Lalu diikuti dengan kegiatan bersih-bersih di sekitar area perkemahan. Gotong royong ini menunjukkan kepedulian peserta terhadap lingkungan sekitar, serta menanamkan nilai-nilai kebersihan dan tanggung jawab sosial.

Kegiatan utama pada hari kedua adalah sesi outbound yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Sesi ini melibatkan berbagai aktivitas yang menantang dan seru, seperti simulasi Vertical Rescue, Flying Fox, Panahan, Wall Climbing, Rakit, Simulasi Banjir, Army Zone, dan Tangkap Ikan. Semua kegiatan outbound ini difasilitasi oleh instruktur-instruktur internal Kampung Bamboo yang sudah berpengalaman dalam melatih peserta perkemahan.

Meskipun hujan turun cukup deras saat kegiatan outbound berlangsung, hal itu tidak menyurutkan semangat para peserta. Justru, suasana hujan menambah semangat mereka untuk menyelesaikan tantangan yang ada. Mereka tampak menikmati setiap aktivitas dengan antusiasme yang tinggi, bahkan beberapa dari mereka merasa semakin bersemangat karena tantangan cuaca tersebut.

Simulasi Vertical Rescue mengajarkan peserta cara menyelamatkan seseorang yang terjebak di ketinggian, sementara kegiatan Flying Fox memberikan pengalaman sensasi terbang melintasi udara dengan tali yang terpasang. Kegiatan Panahan dan Wall Climbing mengasah konsentrasi, keberanian, serta kemampuan fisik mereka, sementara permainan seperti Rakit, Simulasi Banjir, Army Zone, dan Tangkap Ikan mengajarkan kerja sama tim dan keterampilan bertahan hidup di alam terbuka.



Setelah sesi outbound selesai sekitar pukul 13.30 WIB, para peserta kembali ke tenda untuk membersihkan diri, melaksanakan Sholat Dzuhur, dan makan siang bersama. Sebelum bersiap untuk pulang, dalam acara penutupan, Kepala MTs Aisyah, Muhamad Iqbal, mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelancaran kegiatan ini, serta kebersamaan yang tercipta selama dua hari perkemahan. Iqbal berharap bahwa semua peserta dapat mengambil banyak manfaat dan pelajaran dari setiap kegiatan yang telah mereka jalani. Ia juga mengingatkan pentingnya untuk terus menjaga kekompakan, saling membantu, dan menghargai satu sama lain, tidak hanya selama kegiatan perkemahan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Iqbal juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah mengikuti program ini dengan semangat, kepada orangtua yang telah mengizinkan anak-anak mereka untuk berpartisipasi, dan kepada para pembimbing yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan dan membimbing peserta sepanjang kegiatan ini.

Setelah Sholat Ashar, seluruh peserta dan pembimbing bersiap-siap untuk kembali ke MTs Aisyah. Perjalanan pulang dimulai dengan penuh keceriaan dan rasa puas setelah dua hari penuh pengalaman luar biasa. Para peserta dan pembimbing meninggalkan Kampung Bamboo sekitar pukul 16.00 WIB dan tiba di MTs Aisyah sekitar pukul 17.30 WIB.

Kegiatan perkemahan ini diakhiri dengan harapan yang besar agar acara serupa dapat terus dilaksanakan di masa depan, memberikan manfaat dan pengalaman berharga bagi para peserta. Semoga melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, dan kepercayaan diri yang akan bermanfaat dalam kehidupan mereka sehari-hari.

MTs Aisyah berharap, perkemahan kali ini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan kegiatan-kegiatan serupa di masa yang akan datang, untuk terus mengembangkan potensi dan karakter peserta didik.