Sebagai bagian dari upaya untuk menilai pencapaian kompetensi dan pemahaman peserta didik di akhir semester pertama, MTs Aisyah melaksanakan kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil Tahun Ajaran 2024-2025. Kegiatan evaluasi yang berlangsung dari Senin, 9 Desember hingga Sabtu, 14 Desember 2024 ini diikuti oleh seluruh peserta didik di MTs Aisyah, baik kelas VII, VIII, maupun IX.
ASAS Ganjil merupakan evaluasi rutin yang dilaksanakan pada setiap akhir semester pertama untuk mengukur sejauh mana peserta didik telah menguasai materi yang telah dipelajari dalam satu semester. Selain itu, evaluasi ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan belajar peserta didik, sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai dasar untuk perbaikan dan pengembangan kurikulum pada semester berikutnya.
Dalam pelaksanaan ASAS kali ini, setiap peserta didik diharapkan untuk menunjukkan kemampuan dan pemahaman mereka melalui ujian tulis yang diadakan secara tatap muka. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah mereka peroleh, serta sebagai alat ukur yang objektif bagi guru dan pihak madrasah dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih baik di masa mendatang.
Lancarnya pelaksanaan ASAS tentu tak lepas dari peran serta seluruh pihak yang terlibat dalam kepanitiaan. Untuk kegiatan ini, Kepala MTs Aisyah, Muhamad Iqbal, bertindak sebagai penanggung jawab utama, memastikan segala persiapan berjalan dengan lancar. Sementara itu, Yustin Zakiyyah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, bertindak sebagai ketua pelaksana yang memastikan pelaksanaan ujian sesuai dengan rencana dan prosedur yang telah ditetapkan.
Di sisi administrasi, Muhamad Atori, yang juga menjabat sebagai Guru Mata Pelajaran Aqidah Akhlak, berperan sebagai sekretaris yang bertanggung jawab mengelola berbagai dokumen dan administrasi terkait ASAS Ganjil. Selain itu, Hj. Iis Hamaliah, Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, berperan sebagai bendahara yang mengatur keuangan untuk kelancaran jalannya kegiatan. Sebagai anggota panitia, Hasan Basri, yang merupakan Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), turut membantu dalam berbagai aspek teknis kegiatan, termasuk pengawasan pelaksanaan asesmen.
Pada pelaksanaan ASAS kali ini, terdapat perbedaan dalam kurikulum yang diterapkan di tiap kelas. Untuk kelas VII dan VIII, pelaksanaan evaluasi dilakukan berdasarkan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pada pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan berbasis pada kompetensi. Sementara untuk kelas IX, evaluasi dilaksanakan menggunakan Kurikulum 2013, dengan pendekatan yang berbasis pada pencapaian standar kompetensi.
Meskipun kurikulum yang diterapkan berbeda-beda, tujuan dari evaluasi tetap sama, yaitu untuk mengukur sejauh mana peserta didik telah menguasai materi yang telah dipelajari, serta mendorong mereka untuk terus berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Setiap soal dirancang untuk menguji kemampuan kognitif, analitis, dan keterampilan praktis peserta didik dalam bidang yang mereka pelajari selama semester ganjil.
Setiap soal disusun oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan, dengan tujuan agar materi yang diuji sesuai dengan kurikulum dan topik yang telah dipelajari oleh peserta didik selama semester ganjil. Pengawasan selama ujian dilakukan oleh guru dari mata pelajaran lain yang telah dijadwalkan secara bergantian oleh panitia, untuk memastikan kelancaran dan kejujuran selama proses ujian. Para pengawas memiliki peran penting untuk menjaga ketertiban dan memastikan semua prosedur asesmen dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Selama pelaksanaan ujian, para peserta didik diingatkan untuk tetap menjaga disiplin, mengikuti petunjuk yang diberikan oleh pengawas ruang, dan menjaga ketenangan agar suasana ujian tetap kondusif. Di sisi lain, para guru yang bertugas sebagai pengawas ruang memastikan bahwa semua prosedur berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta memberikan bantuan jika ada peserta didik yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai soal ujian.
Di hari Kamis, 12 Desember 2024, pengawas pembina MTs Aisyah, Dr. Tony Sudjarwo, M.Si., melakukan kunjungan untuk melakukan monitoring dan evaluasi. Selain memantau jalannya asesmen, beliau juga memastikan bahwa seluruh administrasi pelaksanaan ASAS ini lengkap dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan asesmen berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur, serta untuk memberikan masukan yang konstruktif demi perbaikan di masa mendatang.
Hasil dari Asesmen Sumatif ini nantinya akan digunakan untuk menilai sejauh mana capaian belajar peserta didik di MTs Aisyah. Pihak madrasah akan menganalisis hasil ujian untuk melihat pola dan kecenderungan dalam penguasaan materi, serta mengidentifikasi area-area yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Hal ini penting sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki proses pembelajaran di semester berikutnya, baik dari segi metode pengajaran maupun kurikulum yang digunakan.
Selain itu, para guru juga akan menggunakan hasil asesmen ini sebagai bahan untuk merancang kegiatan remedial bagi peserta didik yang belum mencapai standar kompetensi yang diharapkan. Dengan demikian, kegiatan ASAS ini tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi, tetapi juga sebagai instrumen untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran di MTs Aisyah.
Dengan pelaksanaan ASAS Ganjil ini, diharapkan seluruh peserta didik MTs Aisyah dapat memberikan yang terbaik dan memperoleh hasil yang memadai, sesuai dengan kemampuan dan usaha mereka selama ini. Hasil asesmen ini bukanlah sekadar angka, melainkan sebagai gambaran sejauh mana proses pembelajaran di madrasah ini dapat membantu peserta didik dalam mengembangkan potensi mereka.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi refleksi bagi para pendidik dan pihak madrasah untuk terus melakukan inovasi dalam dunia pendidikan, guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan dan efektif. Semoga hasil ASAS Ganjil ini dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi pengembangan pendidikan di MTs Aisyah ke depan.





